Rabu, 06 Januari 2021

Ulangan Seni Grafis Kelas 9

 


Setelah mengikuti pembelajaran seni grafis melalui tayangan video, video seni grafis kerjakan soal dibawah ini.

Jawaban yang telah kalian kerjakan segera kirim ke nomor WA bapak/ibu guru agar segera di berikan nilai, apabila nilai kalian masih dibawah KKM tonton lagi video pembelajarannya sehingga benar-benar menguasai pelajaran seni grafis ini. selamat mengerjakan.

1.      Salah satu cabang dari seni rupa yang memanfaatkan teknologi komputer dan teknik cetak untuk membuat karya disebut seni.....

a.       Patung

b.      Grafis

c.       Kolase

d.      Arsitektur

2.       Proses pembuatan karya dimana lapisan timbul pada lempengan cetakan atau balok kayu diberi tinta sedangkan area yang tidak timbul (tersembunyi) bebas tinta, sehingga saat ditempelkan dapat membentuk sebuah cetakan yang diinginkan adalah teknik.....

a.       Cetak tinggi

b.      Cetak plano

c.       Cetak stensil

d.      Kalografi

3.       Teknik cetak yang dilakukan  dengan menorehkan/menggoreskan plat aluminium sehingga membentuk suatu gambar yang diinginkan, kemudian area yang tergores diisikan tinta dan ditempelkan pada kertas basah adalah merupakan pembuatan karya grafis dengan teknik....

a.       Cetak dalam

b.      Cetak tinggi

c.       Cetak palno

d.      Cetak stensil

4.       Teknik ini dilakukan dengan mencetak pada lapisan datar. Teknik ini memanfaatkan perbedaan sifat minyak dan air yang tidak saling menyatu, teknik ini semakin maju dengan diketemukan mesin foto copy dan scanner adalah cetak.....

a.       Saring

b.      Intaglio

c.       Plano

d.      Stensil

5.       Teknik mencetak dengan menggunting kertas sesuai bentuk atau tulisan yang diinginkan, kemudian kertas tersebut ditempelkan dengan kain/papan yang akan diberi cat, dan kertas tersebut dicat/disemprot. Sehingga ketika kertas tersebut dicabut, hasil cat pada kain/papan akan seperti yang telah digunting adalah merupakan teknik pembuatan karya grafis dengan teknik....

a.       Cetak palno

b.      Cetak stensil

c.       Cetak saring

d.      Kalografi

6.       Teknik mencetak dengan menempelkan objek pada kanvas dan keseluruhannya diberi cat, kemudian objek tersebut dilepas. Hasilnya, bagian yang tidak dicat akan berbentuk seperti objek dan tampak cekung, adalah pembuatan karya seni grafis dengan teknik.....

a.       Cetak saring

b.      Cetak Stensil

c.       Cetak plano

d.      Kalografi

7.       Teknik ini pengembangan dari cetak stensil yang memiliki kekurangan terutama saat mencetak huruf yang memiliki kurva tertutup seperti o, d, e, atau a.  Pencetakan akan dilakukan melalui saringan yang telah diberi batasan sesuai huruf/bentuk yang dingin dicetak. Teknik adalah .....

a.       Cetak saring

b.      Kalografi

c.       Cetak tinggi

d.      Cetak dalam



8.       Gambar ini adalah contoh cetak.....

a.       Cetak dalam

b.      Cetak tinggi

c.       Cetak plano

d.      Kalografi



9.       Gambar ini adalah contoh dari seni grafis dengan teknik.....

a.       Cetak saring

b.      Cetak Plano

c.       Cetak tinggi

d.      Kalografi



10.   Gambar berikut adalah salah satu contoh pembuatan seni grafis dengan teknik....

a.       Intaglio

b.      Kalografi

c.       Cetak stensi

d.      Cetak plano

 


Selasa, 05 Januari 2021

Ulangan Menggambar poster Kelas 8


 Setelah menyaksian video pembelajaran tentang materi menggambar poster kerjakan soal di bawah ini, pilih jawaban yang paling tepat kemudian jawaban bisa dikirim ke guru kalian dengan cara di foto, link video pembelajaran gambar poster bisa di buka di sini


Pilihlah Jawaban yang paling tepat diantara jawaban yang tersedia

1.       Suatu desain grafis yang didalamnya terdapat gambar dan kata-kata pada kertas yang berukuran besar, isinya memuat tentang informasi dan ditempel di tempat-tempat umum agar dapat dilihat atau dibaca banyak orang adalah pengertian dari gambar....

a.      Ilustrasi

b.      Reklame

c.       Iklan

d.      Poster

2.       poster yang dibuat untuk kepentingan  bisnis,  yaitu  menawarkan  barang dagangan  dan  jasa  agar  masyarakat  tertarik  untuk membelinya  atau menggunakannya, Tujuan poster mendapatkan keuntungan sebesar- besarnya disebut poster jenis.......

a.        Poster non komersial

b.        Poster komersial

c.        Poster bisnis

d.        Poster permintaan

3.       Poster memiliki fungsi dalam kehidupan kita, sebab di jaman sekarang sangat diperlukan adanya sebuah tayangan / tulisan yang di bisa diakses oleh   siapa saja yang membutuhkan, sehingga Salah satu dari fungsi poster adalah .......

a.      sebagai sarana informasi baik digital maupun langsung.

b.      Sarana hiburan

c.       Mencari ilmu

d.      Sarana tukar pendapat

4.       Jenis poster dapat dibedakan berdasarkan isinya dan berdasarkan tujuan poster itu di buat, yantermasuk jenis poster berdasarkan isinya adalah....

a.      Poster niaga, poster pendidikan, poster layanan masyarakat.

b.      Poster niaga, poster pendidikan , poster kampanye

c.       Poster niaga, poster kampanye, poster komik

d.      Poster pendidikan , poster kampanye, poster komik

5.    Poster  yang memuat informasi untuk mengedukasi masyarakat secara umum tentang suatu hal. Misalnya poster tentang bahaya merokok atau poster tentang keluarga berencana (KB) adalah jenis poster.....

a.    Poster niaga

b.    Poster pendidikan

c.    Poster layanan masyarakat

d.    Poster kegiatan

6.       Menjelang pemilihan umum atau pilkada banyak poster yang digunakan untuk menarik simpati masyarakat terhadap partai politik serta calon yang akan maju dalam pemilihan umum, jenis poster ini disebut.....

a.      Poster Pendidikan

b.      Poster kampanye

c.       Poster hiburan

d.      Poster propaganda

7.       Adalah sebutan untuk poster yang digunakan untuk menarik perhatian dan minat publik, sehigga orang akan datang untuk menyaksikan suatu kegiatan pertunjukan musik misalnya , poster ini dinamakan .....

a.    Dicari

b.    Propaganda

c.    Layanan masyarakat.

d.    Cheesecake



8.        Gambar poster ini adalah jenis poster......

a.      Dicari

b.      Propaganda

c.       Layanan masyarakat.

d.      Cheesecake

9.       


9. Gambar poster di samping adalah jenis poster....

a.      Film

b.      Komik

c.       Afirmasi

d.      Propaganda


10.   


10. Gambar disamping adalah jenis poster.....

a.      Komik

b.      Propaganda

c.       Afirmasi

d.      Film


Selasa, 15 Desember 2020

Pameran Seni Rupa

 


Pameran berasal dari kata “pamer” yang artinya menunjukkan sesuatu yang dimiliki kepada orang lain dengan maksud memperlihatkan kelebihan. Pameran merupakan suatu kegiatan menampilkan atau mempertontonkan karya seni rupa ( lukisan, patung, keramik, fotografi,dll), yang dilakukan seniman (pembuat karya) kepada masyarakat untuk dapat di apresiasikan.Pameran karya seni rupa tidak hanya dilakukan oleh para seniman besar saja, namun saat ini sudah banyak seniman cilik yang menampilkan karyanya lewat pameran kelas atau pameran sekolah.

Pameran kelas atau sekolah merupakan kegiatan studi untuk menampilkan hasil karya siswa.Pameran seni rupa kelas atau sekolah adalah kegiatan menampilkan atau mempertontonkan hasil karya seni rupa siswa selama menempuh pembelajaran di sekolah kepada khalayak umum, di lingungan sekolah atau di luar lingkungan sekolah. Pameran seni rupa sekolah,secara umum ditujukan untuk mendapatkan tanggapan atau apresiasi kepada khalayak umum. Dan secara khusus, pameran ditujukan untuk meningkatkan daya kreativitas dan menumbuhkan sikap apresiatif siswa terhadap seni rupa.Karya seni yang dipamerkan dapat berupa gambar bentuk, ilustrasi, poster, kartun, karikatur,karya batik, patung, lukisan, anyaman, atau hasil karya selama menempuh studi di sekolah.Walaupun pameran ini diselenggarakan di lingkungan sekolah, tetapi sebaiknya karya yang dipamerkannya juga harus bagus, tidak asal membuat, dan dikemas atau difigura. Karya yang akan ikut serta harus melalui seleksi dahulu di tingkat kelas atau tingkat sekolah.Sehingga khalayak yang melihat atau yang mengapresiasi dapat menikmati sajian karya seni yang dipamerkan.Pameran di sekolah ini dapat dilaksanakan di ruang kelas, aula, atau ruang –ruang yang representative yang dimiliki oleh sekolah. Pameran ini juga sebagai wahana berlatih siswa dalam pameran yang sebenarnya.

Diharapkan selain wahana latihan mengadakan pameran,siswa yang ikut memamerkan karya seninya, dapat menjadi media apresiasi seni. Apresisasi merupakan kegiatan meliputi pengamatan, penghayatan, penilaian dan penghargaan sebuah karya seni. Dengan pameran ini diharapkan sesorang dapat melakukan pengamatan dan memberikan penilaian. Penilaian ini menjadi masukan bagi siswa / seniman untuk membuat karya seni yang lebih baik lagi.

 

JENIS-JENIS PAMERAN

Ditinjau dari segi jenis karya yang dipamerkan, maka pameran dapat dibedakan menjadi dua, yaitu pameran homogen dan pameran heterogen

1. Pameran Homogen.

Adalah pameran seni yang hanya memamerkan satu jenis karya seni rupa saja.Misalnya ; pameran lukisan, pameran patung, pameran keramik, pameran kerajinan, pameran fotografi, pameran sketsa dan lain – lain. Jadi dalam satu ruangan pameran hanya ada satu jenis lukisan saja, atau patung saja.

2. Pameran Heterogen.

Adalah pameran seni yang memamerkan beberapa jenis karya seni rupa dalam satu kegiatan pameran. Misalnya ; dalam suatu kegiatan pameran memamerkan/menampilkan lukisan, patung, keramik, fotografi dalam satu ruangan.

 

Sedangkan menurut penyelenggaraannya pameran dapat dibedakan menjadi :

 1. Pameran Tunggal :

Adalah pameran seni yang hanya diselenggarakan oleh satu orang seniman. Misalnya ; pameran tunggal seniman Affandi, pameran tunggal Sujoyono, pameran tunggal Affandi,pameran tunggal Basuki Abdullah, pameran tunggal Dullah, dan lain sebagainya.

 2. Pameran Bersama :

Adalah pameran yang diselenggarakan lebih dari seorang seniman, atau pameran yang diselenggarakan lebih dari dua orang seniman. Misalnya ; pameran bersama Affandi, Dullah, Basuki Abdullah. Pameran bersama 4 pelukis yaitu Amri Yahya, Widayat, Jeihan dan lain lain.

 3. Pameran Binale :

Adalah pameran yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Pameran ini merupakan pameran yang dilaksanakan secara rutin setiap dua tahunan.

 4. Pameran Retrospeksi :

Adalah pameran yang diselenggarakan untuk mengetahui perkembangan seniman dari tahun ke

tahun. Tujuan dari pameran ini untuk mengintropeksi diri atas perkembangan kesenimannya. Sehingga dengan dilaksanakan pameran tersebut seorang seniman dapat meningkatkan kualitas karya seni yang dihasilkan.

 C. Tujuan Penyelenggaraan Pameran

Tujuan dari penyelenggaraan sebuah kegiatan pameran adalah :

- Untuk memperlihatkan/ mengkomunikasikan karya seni kepada masyarakat agar dapat diapresiasi.

- Memberikan hiburan pada masyarakat dan memberi motivasi untuk berkarya

D. Fungsi pameran

Kegiatan pameran baik yang dilaksanakan disekolah atau luar sekolah mempunyai fungsi sebagai berikut :

- Media pengembangan bakat dan media ekspresi / menciptakan karya

- Media apresiasi / memberikan penilaian dan penghargaan karya

- Media komunikasi / penyampaian pesan lewat sebuah karya

- Sebagai tolok ukur perkembangan seni rupa

- Medan memperluas pengetahuan seni dan memupuk kreatifitas.

 E. Manfaat Pameran

Kegiatan pameran yang dilaksanakan di sekolah sangat penting bagi dan memberikan manfaat dari kegiatan tersebut. Manfaat yang dapat kalian ambil dari kegiatan pameran antara lain sebagai berikut :

- Siswa mampu menunjukkan ekspresinya melalui kreatifitas karya di bidang seni khususnya seni rupa.

- Para siswa dapat mengenal, membandingkan dan menilai karya teman – teman sekelas atau sesekolah.

- Siswa dapat termotivasi untuk berkarya yang lebih baik.

- Siswa dapat meningkatkan apresiasi seninya.

- Siswa dapat berlatih berorganisai dan bekerjasama, dan mendapatkan pengalaman penyelenggarakan pameran sehingga sewaktu-waktu mengadakan pameran sudah pernah menyelenggarakan dalam lingkup yang kecil, yaitu di sekolah

Kamis, 15 Oktober 2020

Menggambar ilustrasi kelas 8

 


Gambar ilustrasi adalah gambar yang dibuat berdasarkan suatu tulisan. Gambar ilustrasi sangat menekankan hubungan antara tulisan dengan objek gambar yang dibuat. Walaupun gambar ini merupakan bagian dari seni rupa, namun dalam pembuatannya gambar ini tidak mengutamakan unsur keindahannya, melainkan lebih mengutamakan kesesuaian antara gambar yang dibuat dengan sebuah tulisan.



Gambar ilustrasi dibuat untuk memperjelas, memperkuat, memperindah, mempertegas atau menghiasi sebuah cerita, tulisan, keterangan atau bentuk tulisan yang lainnya. Diharapkan dengan bantuan gambar ilustrasi ini bentuk tulisan-tulisan tersebut akan lebih mudah untuk dipahami dan dimengerti. Gambar ilustrasi harus bisa menunumbuhan gambaran dan imajinasi bagi para pembaca mengenai tulisan narasi yang sedang dibacanya.

 

Dasar Gambar Ilustrasi

Bentuk gambar ilustrasi dapat berupa semua objek yang ada di langit dan di bumi. Gambar yang dibuat bisa berdiri sendiri dan juga bisa terdiri dari beberapa gabungan dari berbagai objek yang berlainan. Objek gambar yang dipilih harus sesuai dengan tema pada narasi tulisan yang akan dijelaskan.

Gambar ilustrasi memiliki berbagai jenis, yaitu ilustrasi yang digunakan untuk sebuah cerita, untuk ilmu pengetahuan, untuk sampul buku, atau ilustrasi untuk menerankan suatu petunjuk. Masing-masing jenis tersebut memiliki kegunaan yang berbeda.

 

1.Fungsi gambar ilustrasi

Seperti pada telah dijelaskan bahwa gambar ilustrasi memiliki fungsi untuk menjelaskan, menegaskan, dan menerangka sebuah narasi tulisan. Dengan demikian, gambar ilustrasi yang dibuat harus sesuai dengan tema dan isi tulisan. Berikut ini adalah fungsi-fungsi dari gambar ilustrasi.

a.Berfungsi untuk membangun bentuk visualisasi dari sebuah cerita, tulisan, informasi atau keterangan yang lainnya. Diharapkan dengan adanya bentuk visual ini, para pembaca akan lebih mudah untuk memahami dan mengerti informasi pada suatu cerita.

b.Berfungsi agar para pembaca dapat membayangkan mengenai karakter setiap tokoh pada suatu cerita.

c.Berfungsi agar para pembaca dapat membayangkan mengenai bentuk benda-benda yang dijelaskan pada sebuah tulisan.

d.Berfungsi agar pada pembaca dapat membayangkan langkah urutan kerja.

e.Berfungsi untuk memperjelas alur suatu cerita.

f.Berfungsi untuk mengembangkan kreativitas manusia dengan cara menarik hubungan antara gambar dan tulisan.

g.Berfungsi untuk memperjelas konsep tulisan yang disampaikan.

h.Berfungsi untuk memberikan humor dalam bentuk gambar ilustrasi yang lucu

2.Unsur gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi dapat dibuat dari cara yang manual dan juga cara digital dengan menggunakan komputerisasi. Unsur dalam menggambar ilustrasi adalah objek yang dapat kita gambar sebagai ilustrasi tulisan. Apapun unsur yang kita gunakan, harus dapat menjelaskan isi dari tulisan yang telah dibuat sebelumnya.

Berikut ini adalah tiga buah unsur yang menjadi objek dalam gambar ilustrasi.

 

a.Gambar manusia

Dalam menggambar tokoh manusia, diperlukan pengetahuan mengenai proporsi dan anatomi tubuh manusia.      

Arti proporsi dalam menggambar ilustrasi adalah perbandingan pada setiap bagian tubuh manusia secara keseluruhan. Sehingga tampak serasi jika dipandang mata. Sedangkan arti anatomi adalah kedudukan susunan otot dan tulang gambar manusia yang dapat menentukan ukuran dan menonjol atau tidaknya bagian tubuh manusia yang digambar

b.Gambar tokoh bintang

 

Seperti pada gambar manusia, menggambar hewan juga perlu diperhatikan perbandingan  proporsi dan anatomi. Hal ini karena hewan juga memiliki banyak bagian tubuh seperti manusia. Hewan memiliki beberapa jenis pengelompokan yaitu jenis hewan darat, laut dan udara.

c.    Gambar tumbuhan

Menggambar tumbuhan tidaklah serumit menggambar manusia dan hewan. Tumbuhan memiliki bentuk bagian tubuh yang lebih sederhana. Dalam menggambar ilustrasi gambar tumbuhan dibedakan menjadi dua macam yaitu sebagai berikut.

1).Gambar tumbuhan secara lengkap. Dalam menggambar tumbuhan secara lengkap ini tumbuhan digambarkan dalam bentuk yang sebenarnya, lengkap dengan detail bagian tumbuhannya.

2).Gambar tumbuhan secara sederhana. Dalam menggambar tumbuah secara sederhana ini, tumbuhan tidak digambarkan secara lengkap. Namun hanya digambarkan garis besar pada setiap bagiannya saja.

3.    Corak gambar ilustrasi

Seperti seni lukis pada umumnya, gambar ilustrasi juga memiliki beberapa macam corak. Corak-corak tersebut nantinya akan menentukan jenis gambar yang diperoleh. masing-masing corak ini digunakan pada jenis tulisan yang sesuai. Misalnya untuk menjelaskan cara penggunaan pewangi pakaian, kita akan menggunakan corak gambar realis.

Perhatikanlah penjelasan mengenai corak gambar ilustrasi berikut ini.

a.    Corak realis

Pada gambar ilustrasi, corak realis dibuat semirip mungkin dengan keadaan aslinya/ sebenarnya. Termasuk pula ukuran proporsi dan anatomi harus sebanding dengan keadaan dalam kenyataaan

b.    Corak karikatur

Kata karikatur berasal dari bahasa Italia. Kata ini memiliki makna melebih-lebihkan atau mengubah bentuk (deformasi). Pada corak karikatur ini biasanya hanya menggunakan unsur manusia. Objek ilustrasi dibuat dengan cara mengubah bentuk objek tersebut dengan bentuk yang aneh. Bentuk ini dibuat dengan tujuan untuk menyindir atau melakukan kritikan terhadap seseorang

c.    Corak kartun

Kita semua pernah melihat gambar kartun, gambar yang memiliki ciri lucu dan menghibur. Sedangkan objek gambar kartun dapat berupa manusia, bintang maupun tumbuhan. Indonesia memiliki banyak kartunis seperti Hari Pede, Gunawan Raharjo, Itos Budi Santosa, dan sebagainya. Sedangkan nama William Hogart merupakan tokoh kartun modern yang terkenal di dunia.

d.    Corak dekoratif

Corak ini dibuat untuk memenuhi fungsi hiasan. Corak ini mengambil gambar binatang atau tumbuhan kemudian distilisasi. Teknik stilisasi adalah teknik yang digunakan untuk mengubah bentuk tumbuhan atau hewan tanpa meninggalkan ciri khas aslinya.

 

 

Macam-macam teknik ilustrasi manual

Ada beberapa teknik yang dapat dilakukan untuk menggambar ilustrasi secara manual. Antara satu teknik dengan teknik yang lainnya menghasilkan bentuk gambar yang berbeda. Teknik-teknik tersebut dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan gambar. Perhatikan beberapa macam teknik dalam menggambar ilustrasi berikut.

Teknik out line

Out line adalah teknik menggambar ilustrasi yang dilakukan dengan cara hanya menggambar sketsa gambar secara umum saja. Sehingga gambar hanya dibuat secara global saja tanpa dilengkapi dengan detail bagiannya. Gambar ini juga tidak memiliki unsur pencahayaan gelap dan terang. Olah karena itu gambar terkesan datar dan tidak memiliki efek tiga dimensi.

b.Teknik arsir

Teknik arsir juga digunakan untuk membuat gambar ilustrasi secara manual. Cara membuat teknik arsir dalam gambar ilustrasi adalah dengan cara membuat garis terputus-putus secara teratur dan berulang-ulang sehingga bidang gambar yang dimaksud selesai. Tingkat kerapatan dan ketebalan arsiran yang dibuat akan dapat memberikan efek gelap terang, volume dan tingkat plastisitas gambar yang berbeda.

c.Teknik blok

Teknik blok ini dilakukan dengan cara memberikan warna secara blok merata. Sehingga dalam proses blok ini tidak ada gradiasi atau transisi warna, sehingga gambar terkesan datar dan tidak memiliki efek tiga dimensi. Tidak ada perbedaan warna yang digunakan untuk membedakan bagian yang satu dengan bagian yang lainnya

d.Teknik scraper board

Scraper board merupakan teknik menggambar ilustrasi dengan cara menggoreskan garis-garis yang mirip dengan teknik arsir, namun perbedaannya garis-garis ini dibuat mengikuti volume gambar dan tidak saling bersentuhan satu sama lain. Garis-garis ini dibuat sejajar. Untuk menimbulkan kesan gelap, garis-garis tersebut dibuat rapat, dan sebaliknya untuk mendapatkan kesan yang terang garis-garis dibuat agar merenggang

e.Teknik dot

Teknik dot ini menggunakan tanda titik sebagai unsur utama. Teknik dot ini dilakukan dengan cara menyusun titik-titik sehingga akhirnya membentuk suatu objek gambar yang dimaksudkan. Jumlah titik yang berada pada satu bidang akan menentukan gelap dan terang gambar. Semakin banyak titik yang digunakan akan semakin buat kesan gelap yang didapatkan, namun jika semakin sedikit titik yang digunakan kesan terang yang didapatkan

 

f.Teknik goresan kering (dry brush)

Teknik goresan kering ini dilakukan dengan menggunakan cat atau tinta, yang pengaplikasian dalam gambarnya dilakukan agak kering. Hal ini dilakukan agar warna-warna yang didapatkan tidak merata. Efek dari teknik ini juga digunakan untuk mendapatkan tekstur dari gambar. Aplikasi dari warna-warna terang digunakan untuk mendapatkan tekstur terang, sedangkan aplikasi warna-warna tua yang berulang-ulang akan mendapatkan tekstur yang tua dan gelap. Dari cara ini akan didapatkan plastisitas yang diinginkan

g.Teknik half tone

Teknik half tone adalah teknik menggambar ilustrasi yang menggunakan transisi warna dari gelap ke terang. Efek gelap dan terang yang didapatkan dari transisi warna tersebut digunakan untuk mendapatkan plastisitas yang diinginkan.Teknik half tone ini menggunakan alat pewarna yang berupa tinta atau cat yang agak encer.

Media gambar ilustrasi

Ketika kita akan menggambar, kita membutuhkan media yang akan kita gunakan untuk menggambar. Pada gambar ilustrasi kita juga menggunakan media sebagai alat untuk menggambar. Berikut ini akan dijelaskan media-media untuk menggambar ilustrasi.

1.Media hitam putih

Media hitam putih ini akan menghasilkan gambar ilustrasi yang berwarna hitam dan putih saja. Media ini banyak digunakan orang pada masa lalu. Orang-orang menggunakan trekpen dan tinta. Trekpen digunakan sebagai alat untuk menorehkan warna karena alat ini mudah untuk digunakan. Sedangkan tinta digunakan sebagai alat sebagai pewarna walaupun hanya dengan warna hitam saja.

2.Media pewarna

Teknologi sudah semakin berkembang dengan canggih. Banyak peralatan pewarna yang dapat digunakan dengan mudah. Selain itu pilihan warnanya bukan hanya terbatas pada hitam dan putih saja, namun telah berkembang dengan banyak warna primer, sekunder bahkan warna tertier